Jumat, 18 Maret 2016

Firmware Cross A20 (MT6575)

Pada dasarnya desain Cross A20 tidak jauh berbeda dengan kebanyakan handphone pintar Android 5 inci lainnya yang sudah ada di pasar terlebih dahulu. Walaupun bodinya terbilang bongsor, namun bobotnya ternyata cukup ringan untuk dibawa kemana-mana. Mungkin saja hal ini terjadi karena casingnya berupa plastik sehingga beratnya cukup ringan.

 
Permukaanya mengkilap, dan seperti biasanya, mudah meninggalkan bekas jari. Untung punya untung, warna layarnya yang hitam sehingga terkesan menghilangkan sidik jari kita di permukaan layar. Pada bagian bawah layar ada 3 tombol yaitu:    Menu,     Home,    Back

Kaca dari layar sendiri seakan menyatu dengan tombol-tombol tersebut, jadinya layar terlihat begitu luas. Sentuhan pada layar terbilang responsif sewaktu kita sapu via tangan maupun ditutul dengan jari. Ada opsi mengatur brightness, namun tidak ada setelan untuk penel sentuhnya. Untuk firmware Cross A20 silahkan monggo Download Disini
Info ROM

Rabu, 16 Maret 2016

Persamaan Flyback TV Dan Data Pin

Pada televisi sering kita jumpai berbagai kerusakan yang mencakup dari pada kerusakan flyback, saya pernah mengalami mendapat pasien tv yang flybacknya rusak dan harus di ganti yang baru dan yang sama, namun setelah saya cari di toko atau di pasaran semuanya kosong alias nihil. Maklum di tempat saya untuk komponen elektronik stoknya terbatas dan tidak selengkap di kota-kota besar,bila sudah mengalami kerepotan seperti itu jalan satu-satunya adalah mencari persamaan flyback tersebut.



Penggantian flyback pun juga harus sama untuk data pin kaki flyback. Bagaimana jika kita mau ganti flyback dengan persamaanya tapi kita tidak punya data pin nya,,?? waah jangan ganti flyback asal ganti / sembarangan itu berbahaya bahkan bila kita salah ganti akibatnya bisa fatal. Tapi jangan khawatir saya punya data pin flyback untuk persamaannya. Pin flyback bisa di lihat /di hitung dari bawah memutar searah jarum jam.




divaizz.blogspot.com



1. AKIRA.

-14" HF0501 = 1901
-21" BSC23 = N0114

PIN: COL-B+15V-GND-185V-H-ABL-GND-16V-NC-24V


2. AKARI/FUJITEC.

  IC8893CP

-21" BSC25 = 05N2135H
-21" BSC25 = N0379

PIN: COL-B+115V-NC-AFC-GND-H-ABL-180V


3. AKARI/FUJITEC.

-14" BSC 22 = 01N401
-14" BSC25 = 1194
-20/21" BSC25 = 4803T
-14" BSC22 = 2007 (B+125)
-20" BSC25 = N0803A

PIN:COL-B+115V-NC-AFC-GND-H-ABL-NC


4. AKIRA VERT.

-21" JF0501 = 19959
-21" BSC25 = 0235A

PIN: COL-B+115V-(+14V)-(-14V)-GND-H-AFC-ABL-NC-185V


5. AIWA.

-14"/20" 84=L83=606=01/FTK 14B011

PIN: COL-B+115V-24V-GND-185V-H-ABL-GND-AFC-12V


6. GOLDSTAR/AKARI/LG/INTEL.

- 154 = 177B
- 154 = 064P
- 6174 = 8004A
- 6174Z = 6040X

PIN: COL-185V-B+115V-GND-16V-24V-40V-ABL-H-AFC

-154 = 177E

PIN: COL-185V-B+90v-BOOST UP-25V-12V-GND-ABL-H-AFC


7. SHARP.

-14" F0067PE
-20" F0069PE

PIN:COL-B+115V-24V-16V-NC-AFC-GND-H-185V-ABL

- 21" F0147PE

PIN:COL-B+115V-GND-24V-12V-AFC-185V-GND-H-ABL

-14" F0193 / 21"F0194

PIN:COL-B+115V-GND-40V-12V-AFC-185V-GND-H-ABL


8. SHARAP PICOLLO.

 -14" BSC26 = 2631S
 -FA060 WJ = SA
 -21" JF0501=32601
 - A071WJ 

PIN:COL-B+125V-GND-24V-12V-AFC-185V-GND-H-ABL


9. JVC.

 -21" BSC25 = 0262

PIN:COL-B+115V-AFC-NC-24V-GND-H-ABL-185V- GND


10. JVC AV20NX.

-21" JF0501 = 3241
       QQ0189 = 001

PIN:COL-B+115V- AFC-(-12V)-+12V-GND-HT-ABL-185V-GND


11. DETRON.

-14" 154 = 164F
-20" 154 = 165D

PIN:24v-14v-B+115V-H-AFC-ABL-GND-185V-NC-COL


12. TOSHIBA.

-14" TFB 4067 BD
-21" TFB 4125CH
- 29" TFB 4086A

PIN:COL-B+115V-185V-GND-NC-24V-12V-ABL-H-AFC


13. LG.

-20"  6174 = 6006E

PIN:COL-185v-B+115V-GND-(-14V)-(+14V)-GND-ABL-H-AFC

-21" 6174V=6006H 
- 21" BSC24=3366J 

PIN:COL-185V-B+115V-GND-NC-24V-NC-ABL-H-AFC

-29" 6174Z=5003A

PIN:COL-B+115v-(+14V)-(-14V)-200V-GND-NC-28V-ABL-H


14. POLYTRON.

- 14" FCK 14A006
- 20" FCM2015H
- 20" FTK21R002

PIN:NC-NC-GND-185V-16V-H-24V-ABL-B+115V-COL


15. POLYTRON/DIGITEC.

- 20" FCM 20 B 061N
- 21"JF 0501 = 19577

PIN:COL-B+115V-GND-NC-185V-H-NC-ABL-(+12V)-(-12V)

- 21" JF0501 = 195913

PIN:COL-B+115V-GND-185V-NC-H-25V-BCL-12V_AFC


16. PANASONIC.

- 20" TLF 4N052

PIN:CO-B+115-N-24-H-180-GND-GND- R2W 1 ohm-16V-ABL

- ZTF N82014B

PIN:COL-B+140-N-+16V-H-GND-ABL-(-16V)- 180v


17. FUJITEC.

- 14" BSC22 = 2314H

PIN:COL-B+115V-180V-16V-24V-H-GND-ABL-AFC-NC



18. SANSUI.

- JF051 = 1206

PIN:COL-B+115V-185V-16V-24V-H-GND-ABL-AFC-NC


19. LG.

- 21" BSC25 = N0363
- 29" BSC26 = N2138

PIN:COL-B+115V-(+14V)-(-14V)-200V-GND-INNER-26V-ABL-H


20. SAMSUNG.

 -FSV 14A004
 - FSV14A001
 - FSV20A001

PIN:16,5V-AFC-H-24V-180V-GND-NC-ABL-B+125V-COL

- FOK 14A001
- FSV 14A004C
- AA26 002101A


PIN:+16,5V-24V-H-(-16V,5)-185V-GND-NC-ABL-B+125V-COL

- 14/21" Flat FOK14B001

PIN:COL-NC-B+123V-NC-200V-GND-H-(-16,5V)-(+16,5V)-ABL



21. TV CHINA.

- BSC 25 Z 603F
- BSC 25 4813A

PIN:TP1-COL-TP2-B+115V-TP3-TP4-GND-H-ABL-NC





- BSC 25 2004PR

PIN:COL-B+115V-NC-AFC-GND-H-ABL-NC-TP1-TP2

 -BSC24 01N4014K
 - BSC25 T1010A

PIN:T1-COL-T2-B+115V-T3-T4-GND-H-ABL-180V

- 29" BSC26 = 3606A

PIN:COL-B+115V-NC-AFC-GND-H-ABL-T1-T2-T3

- 29" BSC28 = N2329

PIN:COL-TP2-B+115V-GND-185V-NC-NC-ABL-H-AFC


22. SANYO.

 -21" L 40 B 15300 / L40B17100
* JF0501=32639 (SANYO SLIM 21")

PIN:COL -B+115V-NC-185V-AFC-ABL-NC-LOW B-H-GND


23. SANYO SLIM FLAT 29".

- BSC2629S part no: ILB4L40B07500

PIN:COL-B+140V-NC-VIDIO- 185V-AFC-ABL-NC-LOW B-H-GND


23. SAMSUNG.

- 29" FUH29A001 /
- SAMSUNG FLAT SLIM JF0501 = 91911 (FQH29A003)
- 21" SLIM FQH21A004 (FUH29A001B (S) )

PIN:COL-NC-B+125V-NC-200V-GND-H-(-16,5V)-(+16,5V-ABL


24. TCL.

- 21" BSC 25 = 0299D
- JF0501 = 1914
- BSC25 =  0231


PIN:185V-COL-AFC-B+115V-12V-24V-ABL-GND-NC-H


25. RCA.

-14" 6174Z = 8006A

PIN:B+110V_COL-6.5V-GND HTER-H-ABL-(-12V)-GND-180V-(+12v)


26. KONKA.

-14" BSC25 = 2023S
-14" BSC25 = 0106
-21" BSC25 = 2666S
-20" BSC25 = 0111

PIN:COL-185V-B+115V-GND-AFC-14V-ABL-H-NC-NC


27. SONY.

-8-598-858-00
-8-598-831-00
-8-598-811
-1-453-284-11

PIN:COL-B+-200V-H-GND-(-13V)-GND-(+13V)-NC-ABL.


28. CHANGHONG.

     - BSC 65A

       PIN: COL-B+-190V-GRND-NC-NC-14,5V-ABL-H-AFC

Demikian Persamaan Flyback TV Dan Data Pin, semoga bermanfaat.

Pengertian kapasitor

Kapasitor disebut juga sebagai kondensator yang memiliki sistem kerja atau fungsi untuk menyimpan muatan listrik yang bersifat sementara atau hanya dalam kurun waktu tertentu dengan kinerja mengumpulkan ketidakseimbangan internal pada muatan listrik.

Bagian pada kapasitor terdiri dari dua buah konduktor atau pelat metal dengan bagian penyekat yang disebut dielektrik, sementara besarnya kapasitas serta karakteristik kapasitor ini ditentukan dari bahan dielektrik yang digunakan seperti halnya berbahan kertas, keramik, gelas, udara vakum, dan lain-lain.
Kapasitor www.divaizz.com
Pada umumnya prinsip kerja dari kapasitor hampir sama halnya seperti resistor yang mana kapasitor masuk dalam kategori komponen pasif sehingga komponen ini bekerja tanpa memerlukan arus panjar atau arus listrik. Fungsi umum kapasitor tidak terbatas pada penyimpanan muatan listrik, akan tetapi fungsi kapasitor secara luas meliputi berbagai macam yang di antranya sebagai kopling, sebagai filter, sebagai penentu frekuensi pada oscilator, dan lain sebagainya.

Kapasitor pertama kali ditemukan oleh Michael Faraday pada tahun 1791-1867. Satuan dari kapasitor adalah Farad yang mana satuan tersebut diambil dari nama penemunya, namun untuk rangkaian elektronika satuan Farad tersebut dianggap terlalu besar sehingga pada akhirnya  satuan Farad tersebut diperkecil menjadi µF (mikro Farad), nF (nano Farad) dan pF (piko Farad).


1 ÂµF = 10-6 F

1 nF = 10-9 F

1 pF = 10-12 F


Atau:

1 F = 1.000.000 ÂµF

1 µF = 1.000.000 pF

1 µF = 1.000 nF

1 nF = 1.000 pF



Ukuran bentuk fisik dari kapasitor tergantung dari kapasistas yang dimiliki kapasitor tersebut biasanya semakin besar nilai kapasitasnya maka semakin besar pula bentuk fisik dari kapasitor tersebut. Demikianlah pembahasan tentang pengertian kapasitor semoga bermanfaat serta bisa menambah wawasan kita semua. 

Fungsi - Kapasitor

Fungsi kapasitor pada dasarnya adalah sebagai penyimpan muatan listrik dalam jangka waktu tertentu namun fungsi umum dari kapasitor tidak terbatas sebagai penyimpan muatan listrik saja dan secara luas fungsi kapasitor juga tergantung karakteristik dari setiap bagian-bagian pada rangkaian elektronika.

Fungsi lain dari kapasitor adalah sebagai filter/penyaring frekuensi, sebagai kopling, dan lain sebagainya, fungsi kapasitor sebagai filter/penyaring frekuensi biasanya di gunakan dalam rangkaian osilator, pemancar radio, penerima radio, dan lain-lain.



Kapasitor - www.divaizz.com


Sedangkan komponen kapasitor yang berfungsi sebagai kopling biasanya sering di gunakan maupun di jumpai pada rangkaian power amplifier yang mana komponen kapasitor berkinerja untuk kopling pada output power amplifier dan juga power supply atau juga sebagai penghubung antar rangkaian tersebut. Bentuk serta ukuran kapasitor sendiri bermacam-macam dan tergantung dari kapasitas masing-masing kapasitor, secara umum kapasitor biasa disebut sebagai kondensator.


Pada dasarnya kapasitor terbuat dari dua buah lempengan logam yang bersejajar, di antara lempengan tembaga tersebut terdapat dielektrik atau bahan isolator dan dielektrik ini lah yang mempengaruhi nilai kapasitas dari kapasitor, ada beberapa bahan dielektrik yang di gunakan untuk komponen kapasitor ini yang di antaranya dari bahan kertas, udara, keramik, gelas, metal film, vakum, dan lain-lain.

Secara garis besar fungsi kapsitor bermacam-macam dan meliputi sebagai berikut.


  • Kapasitor sebagai filter/penyaring.
  • Kapasitor sebagai kopling.
  • Kapasitor sebagai penghemat listrik.
  • Kapasitor sebagai peredam noise.
  • Kapasitor sebagai pengaman kejutan listrik, dan lain-lain.

Demikian pembahasan kali ini tentang fungsi kapasitor atau fungsi kondensator semoga dapat menambah wawasan kita khususnya dalam bidan elektronika dan semoga bermanfaat

Senin, 14 Maret 2016

Cara Merakit Power Supply Untuk Power Amplifier Watt Besar

Cara Merakit Power Supply Untuk Power Amplifier Watt Besar. Penjelasan bagimana merakit power amplifier telah saya bahas dan saya ulas di artikel sebelumnya, di antara kalian mungkin sudah paham tentang cara merakit power amplifier serta di artikel sebelumnya saya juga membahas cara modifikasi power amplifier 150 watt, sekarang yang ingin saya informasikan sebuah artikel yang mencakup serta membahas cara merakit power supply untuk power amplifier yang mempunyai watt besar.

Power supply ini bisa di gunakan untuk amplifier 400watt, 450watt, 600watt, 750 watt atau 1000watt ke atas, dll. Sebenarnya untuk power supply power amplifier watt besar atau  rangkaiannya pada dasarnya sama seperti power supply untuk watt kecil / rendah. Disini yang membedakan besar kecilnya ukuran komponennya, semakin besar watt power amplifier maka semakin banyak dan kuat pula power / tenaga yang di butuhkan power amplifier tersebut.




DIVAIZZ.BLOGSPOT.COM


Sementara untuk men supply kebutuhan power / tenaga power amplifier yang watt nya besar maka harus di tunjang dengan ukuran yang besar dan juga yang berkwalitas komponen bagus agar hasil nya pun bisa maksimal sebagai contoh apabila kita hendak merakit power amplifier 1200watt maka trafo nya pun harus memiliki ampere yang besar, bisa pakai trafo 20A (Ampere), trafo 25 A, semakin besar ampere semakin bagus dan minimal pakai trafo 15 Ampere. Komponen lain yang harus di persiapkan adalah :

DIVAIZZ.BLOGSPOT.COM

  • Elco 47000uf / 100v  =  4 / 6 buah.
  • Dioda Bridge / kiprok = 1 / 2 buah.
  • Resistor 15 k / 1watt  =  4 buah.
  • Kapasitor / milar 470nf / 100v  = 2 buah.




Cara merakitnya hubungkan / sambung (-) elco dengan (+) elco pada 6 buah elco sebagai (0) / gruond dan di hubungkan ke 0 / CT trafo, selanjutnya hubungkan (+) 6 elco ke + dioda bridge / kiprok sebagai VCC + power amplifier, lalu hubungkan (-) 6 elco ke - dioda bridge sebagai VCC - power amplifier, dan kemudian dua kaki dioda bridge di hubungkan ke 50V trafo, sementara untuk resistor dan milar masing-masing di hubungkan antara ( - 0 + ) pada elco. Untuk lebih jelas dan detail lihat skema di bawah ini :


DIVAIZZ.BLOGSPOT.COM


Demikian cara merakit power supply untuk power amplifier watt besar,semoga bermanfaat dan bisa jadi referensi untuk sobat semua yang ingin merakit Merakit Power Supply Untuk Power Amplifier Watt Besar.

Cara Modifikasi Power Amplifier

Amplifier merupakan salah satu alat yang dipakai untuk menguatkan suara sehingga suara hasil pengolahan akan dikeraskan. Bagian yang berfungsi untuk menguatkan secara penuh ada di power amplifier. Semakin tinggi kekuatan power amplifier, maka harga dari amplifier itu sendiri akan semakin mahal. Oleh sebab itulah, daripada kita membeli power amplifier yang terlalu mahal, lebih baik kita memodifikasi power amplifier dengan watt standar tapi nantinya bisa menghasilkan daya yang lebih tinggi dan nada bass yang lebih mantap.
Pada artikel kali ini saya akan mencoba mengambil contoh cara modifikasi power amplifier ocl 150 watt.  Power amplifier jenis ini merupakan power amplifier yang cukup banyak digunakan di kalangan pecinta elektronika. Pada teknik modifikasi power amplifier yang akan saya bahas bisa menghasilkan power amplifier setara dengan 400 watt sampai dengan 450 watt.
Tentunya kita bisa sangat berhemat dengan hasil seperti itu. Harga power amplifier 400 watt sangat jauh di atas harga power amplifier 150 watt. Untuk biaya modifikasi power amplifier dari 150 watt hingga didapat daya power amplifier sampai dengan 400 watt tidaklah terlalu mahal. Biaya ini masih lebih murah dibandingkan selisih harga antara power amplifier 400 watt dengan 150 watt.
Dibawah ini adalah cara modifikasi power amplifier yang bisa anda coba:
  • Langkah pertama adalah dengan mengganti ukuran 4 buah elco yang berada di bagian power amplifier 150 watt. 4 buah elko tersebut ukurannya pada umumnya adalah 47 mikro farad 50 volt. Silahkan ganti elko tersebut dengan ukuran yang lebih besar yaitu 100 microfarad 100 volt.
  • Langkah kedua anda perlu mengganti transistor dengan seri tr bd 139-140. Gantilah seri transistor tr bd 139-140 dengan seri transistor TIP 31 – TIP 32. Jika kita tidak dapat menemukan seri transistor TIP 31 – TIP 32,  maka kita bisa menggunakan transistor dengan seri TIP 41-TIP 42. Masih cukup kesulitan mencari transistor seri tersebut ? Silahkan anda ganti dengan seri B507-D313.
  • Langkah ketiga anda bisa mengganti kapasitor miliar yang semula  tipenya 104N diganti dengan 154N atau 200N.
  • Berikutnya adalah dengan melepas 2 buah dioda yang ada di pcb.
  • Lanjutkan pekerjaan anda dengan melepas komponen transistor Tr A564.
  • Selanjutnya silahkan anda hubungkan jalur pada bagian emitor dan kolektor, atau anda juga bisa memasang resistor dengan hambatan 12 kilo ohm.
  • Terakhir adalah dengan mengganti beberapa resistor dengan ukuran yang berbeda, yaitu silahkan ganti resistor 560 ohm dengan 220 ohm, 33 kiloohm dengan 47 kiloohm, 330 ohm dengan 390 ohm dan terakhir 100 kiloohm diganti 10 kiloohm.
Selesai sudah cara modifikasi power amplifier pada kesempatan kali ini. Untuk lebih jelasnya anda bisa melihat gambar dibawah ini:
Semoga tutorial di atas mengenai cara modifikasi power amplifier bisa bermanfaat bagi anda semuanya, terutama bagi anda yang kemarin melakukan modifikasi pada rangkaian elektronika.

Minggu, 13 Maret 2016

Modifikasi Rangkaian Power agar bass lebih nendang

Ini berlaku untuk rangkaian power OCL, Blazer, morales, dan amplifier simetrik lainnya.

1. Power supply
Cara yang paling mudah untuk mendapatkan nilai watt yang besar adalah dengan memperbesar nilai tegangan power supply. Misalkan power amplifier blazer menggunakan supply 47v CT 47v. ini akan menghasilkan 250W rms per pasang transistor final pada outputnya. untuk catu daya 32v CT 32v (power OCL) jangan paksakan men-drive speaker 15" jika suara bass dirasa kurang. Gunakan  transformator dengan arus setengah tegangan skunder, misal trafo dengan tegangan skunder 30v ct, maka arus nominal haruslah 15 amper.

2. Gunakan minimal 2 rail transistor final (1 rail=1 pasang)
berfungsi juga untuk mengurangi panas dan meringankan kerja transistor.

3. Gunakan speaker bass sesuai karakter yang diinginkan
misal 12" lebih cocok untuk hentakan/kick drum dan treble, sedangkain 15" cenderung ke bas-mid dan gitar bass.

4. Untuk Power Blazer
Power Blazer memang mempunyai gain yang sangat rendah. Beberapa teman berpendapat
bahwa transistor sanken memiliki karakter bass yang sangat empuk, tetapi suara disitu-situ saja alias suaranya tidak bisa menempuh jarak jauh. Ini tidak benar membandingkan transistor berdasarkan kemasan atau mereknya. Transistor-transistor besar rata-rata memiliki penguatan/gain yang lebih rendah, pantas saja suara bass-nya empuk, terkesan lemah. Untuk menaikkan gainnya kita perlu tambahan rangkaian. Pasang kit tambahan berupa rangkaian master mixer atau giga bass yang dipasang pada input blazer. Usahakan gunakan kit dengan catu daya simetrik +12v ct -12v, ini untuk menghindari signal transien yang berlebihan pada saat power dihidupkan. Power Blazer tidak perlu modifikasi, its ok.

5. Modifikasi pada rangkaian:
Tiap rangkaian power mempunyai 5 komponen kecil yaitu IC 0p-amp,
resistor input, resistor gain, dan jaringan R-C. Resistor gain dibantu dengan
R input berfungsi untuk menaikkan penguatan (gain). Penguatan yang berlebihan akan
menimbulkan noise. Biasanya nilai R gain ini sebesar 15k untuk power blazer,
22k untuk gain clone, 33k untuk power OCL. Semakin kecil nilai R-gain akan semakin kecil penguatannya, tetapi semakin low noise. Rangkaian R-C berfungsi untuk resonansi bass. Nilai R-C ini berkisar 560 ohm & 47uF (OCL) sampai dengan 1k-100uF. Menariknya di sini, semakin besar nilai C (elko) nada bass-nya semakin empuk. Sebaliknya semakin kecil C nada bass semakin mid. nilai C ini maksimal adalah 47uF untuk gitar bass yang menggetarkan badan, untuk nada bass kendang dan drum yang menghentak di dada gunakan nilai C 10-22uF tidak lebih.

Kapasitor input untuk power OCL biasa, ganti C input 100nF
dengan 22nF, kapasitor kecil ini jangan khawatir kekurangan bass. Nilai 22nF sangat cocok jika tone control menggunakan transistor seperti PCB ronica sc-006 (tone control transistor).

Untuk tone control yang menggunakan IC, C input jangan diganti dengan nilai keci tapi justru dengan nilai yang lebih besar, misal 220nF. Untuk 4 kapasitor yang ada di kaki potensio bass biasa menggunakan 33nF seperti di PCB ronica, bukan 47nF(ini kurang nendang).

Untuk kesetabilan frekuensi (bass-mid-treble) pasang kapasitor tambahan sebesar 1nF di resistor 100k (input power) secara parallel, ini akan membatasi signal noise yang mengganggu. Dengan kapasitor ini menjamin rangkaian dan speaker bekerja dengan karakter bass . Jika power dalam keadaan on dan kita sentuh inputnya, yang terdengar harus nada bass yang powerful, bukan jeritan treble yang mematikan tweeter.

Download Facebook Video Call

Facebook Video Calling - Digunakan untuk mengobrol lewat video di facebook sama seperti web cam an. Tujuannya untuk memudahkan kita berkomunikasi terutama bagi kita yang mempunyai keluarga jauh misalnya di luar negeri, dengan adanya facebook video calling ini kita bisa ngobrol dan bertatap muka secara langsung di facebook..

Bagi anda yang ingin menggunakan Facebook Video Calling silahkan anda bisa download disini

Entri Populer

Latest in Tech

Diberdayakan oleh Blogger.
The Magazine

Facebook

Random Posts

Recent Comments

Recent Posts

Follow Us

Popular Posts